Sabtu, 13 Oktober 2012

Tembok Hijau Oh Tembok Hijau

Entah mengapa, rasanya aku ketagihan untuk bikin video lipsync lagi setelah mampu menyelesaikan 2 videoku terdahulu. Ada kepuasan batin pula yang membuatku lambat laun melupakan sang mantan. Energi positif ini ga boleh kubiarkan mengambang sia-sia. Akhirnya aku mulai memikirkan ide lain lagi untuk pembuatan video berikutnya.

Setelah mengupload video kedua, terfikir olehku tentang teknik "greenscreen" yang sering digunakan dalam film, videoklip, maupun acara berita di tv yang tujuannya untuk merubah background atau latar belakang sesuai keinginan kita. Ah, iseng deh kucari referensinya di internet. Tada !!! TUHAN memang baik kepadaku, aku banyak menemukan referensi tentang software dan cara yang digunakan untuk mengubah background video dengan layar hijau atau biru.

Oya, sedikit aku jelaskan disini, mengapa harus layar hijau atau biru? Sebenarnya cukup simpel, warna kulit manusia kan cenderung berwarna kuning terang, coklat terang, coklat kemerahan, sampai yang hitam legam pun ada. Tidak ada unsur warna biru atau hijau ditubuh kita. Sehingga jika kita menggunakan background selain warna hijau/biru, dapat dipastikan bagian tubuh kita juga akan hilang atau terkoreksi saat pengeditan video. Misalnya background putih, apa yang akan hilang? Pasti bagian gigi dan bola mata yang sebagian berwarna putih. Selain itu bisa kalian lihat di film, videoklip maupun acara berita di tv yang menggunakan teknik greenscreen, rata-rata pakaian yang digunakan cenderung menghindari warna hijau atau biru. Perkecualian untuk film horor, kalau ingin menampilkan kepala tanpa tubuh, ya sang sutradara tinggal menyuruh sang aktor untuk menutupi tubuhnya dengan pakaian atau bahkan lumuran cat warna hijau. Hihihi...

Wah, kalau background hijau sih gampang, tinggal syuting di tembok rumahku yang kebetulan catnya hijau, beres deh. Masalah berikutnya muncul, komputer bututku tak akan mampu mendukung software video yang menggunakan spesial efek seperti itu. Mau ga mau aku harus beli laptop baru. Alhamdulillah ada rejeki, tapi bayarnya nyicil loh, hehehe... Terus mungkin ada teman-teman yang bertanya, software buat teknik greenscreen itu namanya apa? Yah, aku pilih saja Adobe After Effect CS4, itupun download. Free !!! Hehehe...

Kebetulan saat itu Bank Saudara tempatku bekerja akan mengadakan acara Outing Nasional ke Kuala Lumpur, Malaysia tanggal 28-30 Mei 2010. Langsung otakku bekerja. Naik pesawat dong ? Yaudah, kupilih saja lagunya KLa yang menceritakan tentang awak kabin, judulnya "Airline Crew" diambil dari album Pasir Putih tahun 1992. Akhirnya kucari juga referensi diinternet mengenai iklan maskapai penerbangan, yang nantinya aku edit dan kumasukkan ke videoku. Sisanya gampang, tinggal syuting di pesawat dan syuting di depan tembok rumahku yang warnanya hijau. Hehe..


Mejeng di depan Menara Petronas, Kuala Lumpur, Malaysia

Aku tak seberapa menikmati keindahan Malaysia, karena yang hanya diotakku adalah secepatnya menyelesaikan video ke-3 ku. Akhirnya setelah pulang dari Jiran, aku syuting di pinggir rumahku. Waktu itu belum punya tripod, tak kurang akal kupakai meja hias bertingkat yang ada di ruang tamu. Hihihi... Ibuku cuma geleng-geleng liat tingkahku ini.

Seperti biasa, setelah videonya jadi aku meng-uploadnya ke FB. Sebenarnya aku mempunyai account Youtube sejak 1 Februari 2008, tapi aku baru terfikir untuk memasukkan 3 videoku ini ke Youtube pada saat ulang tahun mas Katon Bagaskara dibulan Juni 2010. Hayo, tanggal berapa tuh? Hehe...

Ok guys, silahkan menyaksikan video dengan teknik greenscreen pertamaku :


Judul        : Airline Crew
Artis        : KLa Project
Album        : Pasir Putih
Tahun        : 1992
Videomaker   : Ucup Narsis
Durasi video : 2:04
Lokasi       : Pesawat Air Asia dan rumah Ucup
Waktu        : Mei-Juni 2010
Model        : Ucup, beberapa iklan maskapai penerbangan
Kameramen    : Ari, Ucup
Kamera       : Nikon Coolpix L4
Software     : Adobe After Effect CS4 (editing)
               Macromedia Flash 8 Portable (editing)
               Format Factory 2.0 (converting)

Kamis, 11 Oktober 2012

Angka 16 dan Rosario

Videoklip lipsync pertamaku yang sudah jadi tak hanya hanya kutunjukkan kepada teman-teman KLanese (fans KLa Project) via Facebook, tapi juga ke teman-teman kantorku. "Gila !!!", itu rata-rata respon yang kudapat, hehehe... Biarin, wong namanya juga pengen narsis. Karena kenarsisanku ini, aku mengubah nama FBku menjadi Ucup Narsis dengan tujuan agar mudah diingat oleh teman-teman baruku nantinya.

Melalui FB, aku juga mendapat komen dari salah seorang manajemen KLa Project saat itu. Dia bertanya, "Mengapa video ini dikasih nomor urut 16 ?". Ya aku jawab saja sekenanya, kalau aku akan membuat 15 video lagi dengan nomor urut 15 sampai nomor 1. Hahaha... Dari jawabanku yang ngawur itu, ada request dari teman KLanese dari Jakarta, bagaimana jika video lipsync berikutnya dari lagu milik grup band Letto? Tapi aku berfikiran lain, mungkin video berikutnya tetap dari lagunya KLa Project. Sejak itu pula aku berfikir, apa mungkin aku dapat membuat video lagi sebanyak itu ? Kalau hanya sekedar lipsync tanpa ada alur cerita, mungkin aku bisa melakukannya. Ya sudahlah, aku coba untuk membuat video lagi tanpa harus memikirkan target itu, enjoy aja...

Kebetulan saat itu aku baru kenal dengan seorang cewek bernama Devy, dia pacarnya teman kantorku. Aku liat-liat, cantik juga orangnya, hehehe... Temanku Rizky ini juga ganteng kok, jadi kloplah mereka sebagai pasangan paling cool di antara pasangan lain dikantorku. Seandainya mereka mau jadi model videoku, lagu apa yang cocok ya? Aha, aku fikir ada lagu Katon yang cocok untuk mereka, judulnya "Sampai Kapan". Akhirnya kuutarakan niatku ini ke mereka, tapi yang kooperatif hanya Devy, kalau Rizky kelihatan ogah-ogahan menanggapi ide gilaku ini. Ya sudah, kuputuskan nyari model cowok lain. Dan akhirnya kujatuhkan pilihanku ke teman kantorku yang lain, namanya Eko dan Ari.

 Lagu "Sampai Kapan" diambil dari album ini

Wah, setelah semua model menyatakan kesanggupannya, aku mulai memikirkan jalan ceritanya. Tak perlu story board layaknya production house jika akan membuat videoklip, tapi aku hanya perlu menuliskannya di selembar kertas. Caranya cukup dengarkan lagunya berulang kali sambil mencatat detik berapa sampai berapa untuk adegan yang diinginkan, begitu pula untuk porsi adegan lipsync. Karena lagu ini bernada hip hop, kuputuskan untuk membeli rosario (kalung salib) untuk mendukung kesan seorang rapper di diriku. Tak lupa kubeli rangkaian bunga mawar imitasi, karena dalam lagu ini terdapat lirik/kata-kata "rangkaian mawar merah ini untukmu...". Apalagi ya ? Oya, aku juga memutuskan memakai slayer untuk kuikatkan dikepalaku, biar tambah ganteng kurasa. Hehehe...

Akhirnya saat syuting pun tiba, semula lokasi yang kupilih adalah area rumah Devy, tapi berubah menjadi jalanan sepi di belakang kantorku. Yah tau sendiri alasannya kenapa, amatiran seperti kami pasti malu kalau diliat tetangga kanan kiri. Makanya mending kami syuting dijalanan sepi, kebetulan saat itu hari Minggu di awal pekan bulan Mei 2010. Jika video sebelumnya aku menggunakan kamera ponsel, kali ini aku menggunakan kamera digital biasa. Kami memulainya pukul 11 dan berakhir pukul 2 siang. Sempat gerimis untuk pengambilan adegan terakhir, tapi untungnya bisa diselesaikan ditengah cekikikan teman-temanku yang juga jadi modelnya.

Setelah syuting, malamnya aku begadang untuk mengedit potongan adegan-adegan sesuai lirik lagu tersebut. Tapi sampai lewat tengah malam, aku belum juga menyelesaikannya. Kondisinya memang berbeda dengan video pertamaku yang jauh-jauh hari sebelum syuting sudah kucicil pengerjaannya untuk memasukkan potongan-potongan gambar. Yang kedua ini lebih rumit, karena memang videonya full dari syuting tadi siangnya. Yah, akhirnya pada malam kedua setelah syuting aku mampu menyelesaikan editing video yang kuberi nomor urut 15 tersebut. Lumayan ancur !!! Hahaha...

Pagi hari suasana kantor penuh cekikikan teman-teman. Yup, karena video keduaku sudah kutunjukkan satu persatu kepada mereka. Aku juga meng-uploadnya ke FB, tak lupa ku-tag semua teman-teman KLanese. Ternyata sama juga responnya, sebagian besar tersenyum melihat ulah kami di video itu. Tapi ada satu pertanyaan yang mengganjal, kenapa aku memakai rosario (kalung salib) ? Kujelaskan bahwa itu hanya untuk mempertegas kesanku sebagai rapper tanpa ada tendensi SARA sama sekali. Toh, selesai syuting aku memberikan rosario itu kepada teman yang memang beragama Nasrani. Tapi tetap saja beberapa dari mereka tidak terima. Ya sudahlah, videonya sudah terlanjur jadi. Aku juga tidak mau syuting ulang. Maafkan ya teman-teman...

Buat kalian yang penasaran, ini videonya :


Judul        : Sampai Kapan
Artis        : Katon Bagaskara
Album        : Self Titled
Tahun        : 1994
Videomaker   : Ucup Narsis
Durasi video : 2:09
Lokasi       : Jalan Sumatera - Surabaya
Waktu        : Mei 2010
Model        : Devy, Ucup, Ari, Eko (dari urutan adegan)
Kameramen    : Ucup, Rizky, Eko
Kamera       : Nikon Coolpix L4
Software     : Macromedia Flash 8 Portable (editing)
               Format Factory 2.0 (converting)

Putus Cinta Awal Dari Segalanya

Siapa sih yang ga pernah putus cinta atau patah hati ? Hahaha... Semua pasti pernah mengalaminya. Kalo ada yang ga ngalami, dapat dipastikan Anda berwajah guanteng atau cuantik sekali. Tul ga bro ? Yah, itu pula yang terjadi pada diriku. Setelah sekian lama pacaran sejak Mei 2007, akhirnya cintaku kandas juga di bulan Maret 2010. "Yowes Cup, lupakan saja, masih banyak yang lain", gumamku dalam hati...

Nah, sebulan sebelum putus alias Februari 2010, aku udah mencari cara untuk menghibur diri. Siapa tau aku emang bakal putus beneran. Aku ga mau gila !!! Hehe, kudu cemungudh dong. Oya, dari dulu aku emang ga pernah manjangin rambut, karena rambutku keriting banget. Kalo dipanjangin malah kliatan kribo kayak Edi Brokoli. Kebetulan kakak perempuanku punya wig alias rambut palsu pemberian nasabahnya. Iseng-iseng aku pakai aja tuh wignya sambil jeprat-jepret pake kamera ponsel. Yah, lumayan kliatan tambah ganteng. Kalo aku tambah asesoris kacamata item, kupikir-pikir koq mirip Lilo KLa Project ya? Hehehe...

Ah, kalo foto-foto doang semua juga bisa... Lalu, terbersit dalam hati untuk mencoba membuat video lipsync, tapi ini ada jalan ceritanya. Jadi ga hanya sekedar lipsync ala Keong Racunnya Sinta n Jojo (waktu itu mulai ngetren). Yup, mulai saat itu aku memikirkan lagu apa yang mau ku lipsynckan. Kebetulan aku ngefans dengan KLa Project, akhirnya kupilih lagu mereka yang bertema humanity. Judulnya "Tinggal Sehari", diambil dari album KLaSIK tahun 1999 (jaman gw masuk kuliah tuh). Kusiapkan semua materi seperti foto-foto yang mendukung visualisasi lagu tersebut dari internet. Sekarang tinggal syutingnya...


Lagu "Tinggal Sehari" diambil dari album ini


Finally akhir Maret 2010 cintaku kandas juga, aku memutuskan untuk melupakan dia. Tak perlu diperpanjang lagi kisah cinta ini (ce'ile...). Aku relakan dia memilih pria idamannya yang berusia setahun lebih muda dari mantanku ini.  Hmm, life must go on, guys !!! Saatnya hura-hura (loh?). Hahhaaha.... 

Memasuki April, aku dan ibuku berkunjung ke rumah saudara di Kediri. Yah, sekalian bersilaturrahmi, aku juga ingin syuting di area persawahan desa saudaraku ini. Tak lupa wig milik kakak kubawa dalam tas. Awal mulanya aku cerita ke saudaraku kalau aku ingin buat videoklip, aku harap dia mau bantu buat jadi kameramen. Aku jelaskan juga bahwa kamera yang dipake nanti cukup kamera ponselku. Saudaraku sih setuju aje... Yah, akhirnya keesokan paginya kami ke areal persawahan untuk memulai syuting pertamaku (preeet).

Awalnya aku syuting tanpa wig untuk lipsync vokal bagian Katon, jadi saudaraku bersikap biasa-biasa saja. Tetapi waktu  lipsync bagian Lilo dimana aku sudah memakai wig+kacamata item, saudaraku senyum-senyum liat gayaku bernyanyi. Hehehe... Cukup memakan waktu kurang dari 1 jam dan syutingpun selesai. Beberapa jam kemudian, aku dan ibuku pulang ke Surabaya (aku menyebut Surabaya walaupun sebenarnya rumahku sudah masuk wilayah Sidoarjo, tak apalah...). Wah, karena ga sabar untuk melihat hasil akhir video pertamaku, kuputuskan untuk sesegera mungkin mengeditnya setibanya di rumah.

Setelah sampai, aku tidak langsung istirahat (biasanya gitu kalo capek). Tapi karena ada motivasi tinggi, langsung kunyalakan komputer bututku, dan aku mulai melakukan editing terhadap video yang tersimpan di ponsel. Kuputuskan untuk memakai warna grayscale agar videoku dapat menyatu dengan tema lagunya. Aku juga mau menambahkan logo tv di pojok kanan atas, tapi tv apa ya? Kalau aku menambahkan logo tv swasta beneran, ada kemungkinan aku dituntut. Itu sih pikiran terburukku. Yah, kuputuskan untuk membuat logo sendiri. Kuberi nama "O TV", kepanjangan dari Orange Television. Kenapa Orange ? Karena orange/jingga adalah warna yang aku anggap segar, yang akan berimbas pada kesegaran hasil karyaku ini (mungkin karya-karyaku berikutnya?). Tak lupa aku tambahkan tulisan judul lagu, artisnya, pembuat video beserta nomor chartnya sekalian. Jadi seakan-akan video ini ada didalam urutan tangga lagu sebuah acara musik di tv. Kuberi pula nama acaranya yaitu "O Music Sensation", karena kata ini yang mungkin mampu mencerminkan sensasi pada aktivitasku dalam membuat video lipsync ini (selain narsis tentunya, hehehe..). Untuk chart, kupilih nomor urut 16. Kenapa? Tidak ada maksud apa-apa, karena hanya nomor itulah yang terbersit dipikiranku : 16 !!!

Akhirnya videoku yang hanya berdurasi 1 menit 48 detik selesai ku edit. Aku putar dari awal sampai akhir, lumayaaaaaan. Aku puas !!! Untuk ukuran pemula seperti itu merupakan kepuasan tersendiri bagiku. Lalu keesokan harinya video itu aku upload di Facebook, lalu aku tag semua teman-teman KLanese (sebutan untuk penggemar KLa Project). Apa hanya itu? Tidaaak, aku juga tag semua personel KLa Project beserta manajemennya. Aku harap mereka tau ada "orang gila" di Surabaya yang bikin sensasi seperti ini. Hahaha...

Oke blogger sekalian, jika kalian mau liat video pertamaku, ini dia videonya :


 

Judul        : Tinggal Sehari
Artis        : KLa Project
Album        : KLaSIK
Tahun        : 1999
Videomaker   : Ucup Narsis
Durasi video : 1:48
Lokasi       : Desa Dawuhan Kidul - Kec. Papar - Kab. Kediri
Waktu        : April 2010
Model        : Ucup Narsis, foto-foto dari internet
Kameramen    : Umar Saudi
Kamera       : Nokia N70
Software     : Macromedia Flash 8 Portable (editing)
               Format Factory 2.0 (converting)